Algo Sea Biz
loading...

Tips Pemasaran di Instagram untuk Bisnis Anda

Instagram adalah platform berbagi foto dan video. Tujuan dari jaringan media sosial adalah untuk mendorong pengguna untuk berbagi gambar dan video dengan audiens mereka. Pada Januari 2020, ada sekitar 1 miliar pengguna bulanan di Instagram! Lebih dari 500 juta pengguna secara aktif berinteraksi di Instagram setiap hari. Menariknya, Instagram adalah aplikasi ke-4 yang paling banyak diunduh di Amerika Serikat.
Adespresso mengungkapkan bahwa:

31% orang yang menghasilkan $75k + per tahun ada di Instagram.

32% orang yang menghasilkan $50k-74k per tahun ada di Instagram.

Follow us on Instagram

1. Mengisi Deskripsi Bio

Profil produk / layanan Anda harus ditulis di bagian Bio. Informasi ini harus menarik, diperbarui, dan akurat. Biografi Anda harus singkat dan langsung ke intinya; Contoh bio yang bagus adalah halaman Entrepreneur. Ingatlah untuk menyertakan URL situs web Anda dan foto profil profesional. Hal pertama yang dilihat semua pelanggan potensial ketika mereka masuk ke halaman Instagram Anda adalah bio Anda. Ini memiliki kekuatan untuk memengaruhi kesan pertama mereka secara negatif atau positif terhadap merek Anda. Sebaiknya persingkat semua URL di bio Anda karena ada batas 150 karakter. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan Bitly atau menyusun berbagai media sosial anda melalui LinkTree link.

2. Sinkronkan Semua Akun Media Sosial

Hubungkan semua akun media sosial bisnis Anda ke akun Instagram Anda. Ini akan berguna untuk mengembangkan akun Instagram Anda, terutama jika Anda memiliki banyak pengikut di akun media sosial lainnya. Dengan menautkannya, Anda akan dapat menghubungkan pengikut Anda dari platform seperti Twitter dan Facebook ke akun Instagram Anda. Menghubungkan semua akun media sosial Anda yang lain ke Instagram juga sangat menghemat waktu. Ini karena setiap kali Anda membuat postingan di Instagram, postingan tersebut akan dipublikasikan ke akun tersebut secara otomatis.

3. Menggunakan Hashtag

Social media pictures on a smartphone

Penelitian menunjukkan bahwa 79% pengguna mencari informasi di Instagram tentang suatu layanan atau produk. Fitur pencarian Instagram bekerja dengan menggunakan hashtag, bukan kata kunci. Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan hashtag dengan cara yang efektif untuk meningkatkan visibilitas merek Anda. Hashtag yang tepat juga akan membantu Anda menjangkau audiens baru (calon pelanggan) yang belum mengetahui produk / layanan dan merek Anda. Namun, perlu diingat bahwa Anda perlu menggunakan hashtag yang tepat, bukan sembarang hashtag. Menggunakan hashtag acak tidak akan banyak membantu Anda, dan itu tidak disarankan. Sebaliknya, temukan cara untuk memposting gambar dan video yang berhubungan dengan hashtag yang sedang tren. Dengan melakukannya, postingan Anda akan berpeluang untuk muncul di bagian postingan yang sedang tren di Instagram. Tetapi bagaimana jika apa yang sedang tren saat ini tidak terkait dengan produk / layanan saya? Tidak masalah, jangan khawatir. Kunjungi Ritetag untuk membuat hashtag berdasarkan hashtag yang sedang tren dan memantau secara langsung hashtag yang tidak lagi tren tetapi sedang banyak digunakan. Ini juga akan menghasilkan hashtag untuk gambar dan teks untuk seluler dan web. Batas hashtag Instagram per posting adalah 30 hashtag. Namun, 2-5 hashtag per posting sudah cukup.

Someone engages on Instagram

4. Memanfaatkan Instagram Story

Instagram Story memungkinkan Anda menyusun banyak gambar dan video menjadi tayangan slide-show yang menghilang setelah 24 jam. Fiturnya mirip dengan fungsi Snapchat Stories. Sangat disarankan untuk memanfaatkan Instagram Story sebaik-baiknya untuk profil Anda. Di sinilah merek Anda dapat mengekspresikan kreativitasnya kepada audiens, dan mendorong interaksi dari pengguna. Dengan fitur seperti filter AR, musik, stiker, dan polling, kemungkinannya tidak terbatas! Misalnya, Anda dapat membuat jajak pendapat YA / TIDAK dengan pertanyaan, “pernahkah Anda mendengar tentang penawaran diskon kami untuk semua produk?“. Dari hasil polling, Anda kemudian akan memiliki perspektif kasar tentang seberapa efektif kinerja strategi pemasaran Anda saat ini secara keseluruhan.

5. Berinteraksi dengan Audiens

Seperti semua akun media sosial Anda yang lain, berinteraksi dengan audiens anda sangat penting. Bagian komentar adalah pasokan energi inti untuk pemasaran Instagram Anda. Pengguna akan sering menanyakan tentang produk dan layanan Anda melalui komentar dan meminta informasi lebih lanjut. Sangat disarankan untuk selalu membalas komentar yang dibuat pada posting Anda. Tidak menjawab komentar akan meninggalkan kesan negatif pada calon pelanggan dan Anda juga bisa kehilangan penjualan potensial dan pelanggan jangka panjang. Bagian komentar juga merupakan tempat pelanggan dapat meninggalkan ulasan tentang pengalaman mereka dengan produk / layanan Anda. Jika pengguna berkomentar dengan “Hai”, jangan abaikan komentar itu, balas dengan kalimat, “Bagaimana kabarmu hari ini? Apakah Anda pernah mencoba produk / layanan kami? ”. Penting juga untuk menangani komentar negatif dengan gaya profesional. Misalnya, jika pengguna berkomentar, “perusahaan ini payah!“, Balas dengan kalimat “halo, bagaimana cara meningkatkan produk / layanan kami?“. Berinteraksi dengan pelanggan dan pengguna yang ada (pelanggan potensial) akan selalu membuat mereka merasa dihargai dan didengarkan. Dengan menanggapi semua komentar, negatif atau positif, mereka dapat meningkatkan atau mengubah loyalitas menjadi merek Anda.

6. Menggunakan Filter dan Instagram Analitik

Terakhir, alihkan akun Anda ke akun bisnis Instagram untuk hasil analitik audiens Anda. Data seperti traffic dan demografi pengguna akan memberi tahu Anda jika audiens yang Anda tarik adalah target audiens yang Anda inginkan. Analisis ini juga memandu Anda untuk menentukan posting mana yang berkinerja terbaik.
Poles dan tingkatkan postingan gambar Anda dengan filter Instagram untuk tidak hanya membuat list Anda terlihat lebih menarik, tetapi juga meyakinkan calon prospek bahwa Anda profesional dan serius!

Social profile activity on a phone
Selain semua hal di atas, ingatlah untuk memposting setiap hari, secara konsisten. Sebaiknya Anda memiliki jadwal posting konten karena itu akan membantu Anda tetap pada jalurnya. Pastikan Anda memposting setidaknya, 12 kali per minggu. Cobalah untuk mempublikasikan lebih banyak video karena posting video menerima 38% lebih banyak interaksi daripada posting gambar. Terakhir, dengan memanfaatkan Instagram Story dan menggunakan hashtag yang relevan dan sedang tren, halaman bisnis Anda akan menarik klien yang tepat dan memberi Anda penjualan. Jika Anda belum memanfaatkan Instagram untuk bisnis, waktu untuk melakukannya adalah SEKARANG.

No Comments

Leave A Comment

VIEW
CLOSE